Kamu tidak akan percaya.!! 10 Lagu Populer ini Terinspirasi Dari Kasus Kriminal Mengerikan - BatakNews.Online

BatakNews.Online

Batak News Online adalah wadah informasi untuk masyarakat. sebagai situs hiburan yang menyajikan lagu batak terbaru, video lucu, dan video video lain yang bertujuan untuk menghibur dan memberi informasi

Post Top Ad

Kamu tidak akan percaya.!! 10 Lagu Populer ini Terinspirasi Dari Kasus Kriminal Mengerikan

Share This
Kita biasanya berasumsi bahwa para seniman menuangkan ide-ide kreatif mereka dan beberapa pengalaman mereka sendiri ke dalam musik mereka. Tetapi ada kalanya kenyataan begitu keras sehingga perlu dimasukkan ke dalam musik. Baik untuk katarsis atau untuk membeberkan kebencian, musisi diam-diam telah mengambil inspirasi dari kejahatan untuk waktu yang lama. Berikut adalah daftar lagu-lagu populer yang Anda tidak akan percaya didasarkan pada kejahatan yang mengerikan.

1. ‘August 7, 4:15’ Bon Jovi







Ketika orang mendengar nama Bon Jovi, biasanya cenderung jarang yang memikirkan tentang sebuah band yang punya tema lagu “gelap” atau misteri seperti pembunuhan. Karena pada dasarnya, Bon Jovi memang bukan band beraliran death metal.
Dengan lagu yang berjudul “7 Agustus, 4:15,” band ini membuktikan bahwa mereka tidak takut untuk membawakan tema mengerikan. Judulnya adalah referensi pada hari di mana Katherine Korzilius, putri dari seorang manajer tur band mereka pada saat itu, yang meninggal terbunuh. Kisah tersebut diceritakan melalui lagu dengan cara yang menyenangkan, namun fakta di balik kejadian tersebut tetap saja tragis.
Pembunuhan tersebut bahkan pernah masuk acara televisi bertajuk “Unsolved Mysteries”, karena pembunuh Katherine memang tidak pernah ditemukan. Pada hari itu, seorang anak perempuan berusia enam tahun itu sedang bersama ibunya dan adiknya berada pada tanggal dan jam yang mengerikan itu. Dalam perjalanan pulang mereka berhenti di tempat kotak surat untuk berharap mendapatkan surat untuk mereka.

Gadis itu bertanya apakah dia bisa membawa pulang surat itu sendiri karena dia selalu ingin membuktikan bahwa dia adalah seorang gadis besar. Setelah satu jam menunggu putrinya sampai di rumah, sang ibu memutuskan untuk kembali ke tempat kotak surat. Sampai disana, Katherine menghilang. Setelah melakukan pencarian ke beberapa tempat, mayat gadis malang itu pun ditemukan, namun tak diketahui siapa pelakunya. Dan lagu tersebut hingga kini terus diputar, untuk mengenang tanggal dan waktu kematian yang terus ber ulang­-ulang sebagai chorus dalam lagunya.


2. ‘Annie Christian’  Prince






 Prince dengan albumnya di 1981 berjudul “Controversy” dengan mempertanyakan norma identitas. Namun ada irama yang aneh dan lirik seperti orang yang sedang berpidato. Lagu ini sulit didengar untuk siapa saja yang bukan penggemar lirik bergaya hiruk­ pikuk. Lagu ini memiliki banyak referensi pembunuhan, dari mulai pembunuhan John Lennon sampai usaha pembunuhan preseiden Ronald Reagan. Referensi tindak kriminal dan kejahatan dalam lagu ini diliputi oleh nada ­nada yang acak yang secara kritis mencerminkan kondisi manusia dan ideologi manusia, seperti agama yang merupakan polemik di Amerika pada awal tahun 1980.


3. ‘Nebraska’  Bruce Springsteen




Selain salah satu karya Bruce Springsteen, lagu populer yang berjudul “Nebraska” juga merupakan cerita tentang sudut pandang Charles Starkweather yang saat itu berusia 19 tahun bersama dengan pacarnya yang masih berusia 14 tahun, berdua mereka melakukan pembunuhan besar­ besaran di daerah Wyoming dan Nebraska dengan membunuh kurang lebih 11 orang di tahun 1950an. Charles Starweather dijatuhi hukuman mati dengan diikat di kursi listrik



4. ‘Mr. Garfield’ Johnny Cash




Inilah satu-­satunya yang menceritakan kisah tentang seorang presiden. Lagu “Mr. Garfield” merupakan sebuah penghormatan atas pembunuhan Presiden ke 20 Amerika, James Garfield. Namun tak seperti lagu ­lagu yang menceritakan kematian pada umumnya yang cenderung menekankan rincian kematian yang subjektif, Johnny Cash dengan cerdik hanya memfokuskan lagunya kepada persoalan bangsa dan perjuangan yang dihadapinya setelah kehilangan seorang pemimpin.


5. ‘Stack O’ Lee Blues’ Mississippi John Hurt



Kalau kamu mencari lagu populer yang membahas sisi lain dari sebuah pembunuhan dan setuju dengan si pembunuh, coba dengerin lagu “Stack O ‘Lee Blues” yang dinyanyikan oleh penyanyi country senior dari AMrik, Mississippi John Hurt. Balada terkenal ini diangkat dari kisah nyata pembunuhan Billy Lyons pada tahun 1895


6. ‘Pioneer To The Falls’ Interpol




Ritme-­ritme yang unik dicampur dengan vokal bariton yang muram akan bisa kita rasakan kalau mendengarkan lagu dari band pop­ponk asal New York, Interpol. Dengan lirik yang tampaknya berbicara lebih ke alam bawah sadar daripada secara langsung kepada pendengar, referensi dalam “Pioneer to The Falls” bercerita tentnag kematian wanita yang berasal dari kota yang sama, Imette St. Guillen, kedua hal ini sama sulitnya untuk dimengerti. Lagu ini ditulis sekitar waktu yang sama dengan mayat St. Guillen waktu ditemukan. Lagu ini mungkin merupakan referensi paling langsung untuk kasus pembunuhan tersebut, lagunya menyinggung terus ­menerus yang mengacu pada keadaan tragis kematian St. Guillen yang secara brutal diperkosa dan dibunuh di tahun 2006

7. ‘Have You Seen Bruce Richard Reynolds’ Alabama 3



Ini adalah lagu populer yang sangat aneh yang pada awalnya dilakukan oleh Nigel Denver. Lagu ini menceritakan tentang perampokan Kereta Besar oleh Bruce Richard Reynolds pada tahun 1963, yang merupakan perampokan terbesar yang pernah ada di Inggris pada saat itu. Band ini mengklaim bahwa putra Reynolds adalah salah satu anggota band tersebut. Namun hal tersebut masih menjadi kontroversi.


8. ‘I Don’t Like Mondays’  The Boomtown Rats





Jangan terkecoh dengan judul lagunya. Awalnya judul lagu ini memang terlihat seperti pernyataan biasa dari remaja pemberontak yang menentang masyarakat atau orang­tuanya. Meskipun terdengar catchy, tapi inspirasi untuk lagu tersebut terbukti jauh lebih gelap kalau dibandingkan dengan inspirasi lagu metal sekalipun. Karena mau dilihat dari sudut pandang manapun juga, lagu ini terinspirasi dari kisah nyata sebuah tragedi penembakan.
 Pada tahun 1979, Seorang remaja cewe berusia 16 tahun, dengan terang ­terangan membawa senapan 22­caliber rifle dan berjalan menuju sebuah taman bermain di sebuah sekolah SD Grover Cleveland, California. Brenda Ann Spencer menembaki dan membunuh dua orang dewasa dan melukai beberapa anak ­anak. Seperti yang tersirat di lagu tersebut dalam chorusnya, ketika ditanya tentang alasan penembakannya, remaja ini hanya menjawab, “Saya tidak suka hari Senin”.

9. ‘Suffer Little Children’ Smiths



lagu yang lembut ini bisa menipu siapa pun. Namun ini adalah tentang peristiwa mengerikan yang menghancurkan Manchester antara 1963 dan 1965. Selama waktu itu, Ian Brady dan Myra Hindley menculik dan membunuh lima anak.

Morrissey, frontman The Smiths, berasal dari daerah di mana penculikan terjadi dan pada usia yang sama dengan beberapa korban. Hal ini membuat Morrissey menulis "Suffer Little Little Children" sebagai lagu penutup untuk album debut eponymous grup.
Judul lagu itu terinspirasi oleh sebuah frase dalam sebuah ayat dalam Injil Matius 19: 14: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga."




10. ‘Let Him Dangle’ Elvis Costello





Dengan lagu ini, Elvis Costello mencoba menceritakan sebuah kasus hukuman mati ke dalam dunia musik yang populer di akhir tahun 80an ini. “Biarkan dia menggantung” adalah arti dari judul lagunya. Lagu ini terinspirasi dari seorang remaja Inggris bernama Derek Bentley yang ikut terlibat dalam pembunuhan polisi bernama Sidney Miles. Derek bukanlah orang yang menembak petugas polisi itu, melainkan temannya, Christopher Craig. Waktu mereka melakukan pembunuhan, Derek Bentley berkata pada Chris sambail berteriak, “Biarkan dia mati, Chris”. Kasus pembunuhan ini berakhir dengan digantungnya Derek Bentley. Itulah sebabnya lagu Elvis Costello ini menjadi sebuah ungakapan emosi yang terdengar ambigu, “Let him dangle”.

Post Bottom Ad

Pages